Tuesday, 5 August 2014

Renungan / Khotbah Roma 12:1-8, Minggu 24 Agustus 2014

Introitus : 
Karena itu perhatikanlah dengan seksama,bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif (Epesus 5 : 15).

Bacaan : Jesaya 51 : 1 - 6(responsoria); Khotbah : Roma 12 : 1 - 8 (tunggal).

Tema : Perbaharuilah budimu.

Saudara saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Seringkali orang menganggap kalau memberikan persembahan adalahlah berbentuk materi yang kita lakukan pada hari minggu,yaitu persembahan ucapan syukur,persembahan persepuluhan,persembahan korban bakaran yang ada diperjanjian lama,dan persembahan persembahan yang lainnya. Disamping persembahan yang disebutkan diatas,ada persembahan seperti yang disebutkan didalam Roma 12 : 1-2, Karena itu saudara saudara demi kemurahan Allah aku menasehatkan kamu,supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup,dan nasihat nasihat supaya orang yang percaya kepada Yesus hidup menurut kehendah Allah. Nasihat ini diberikan R Paulus karena mengingat kasih kemurahan Allah yang rela mati dikayu salib untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepadaNya. KasihNya yang tidak memperhitungkan kesalahan manusia,kasihNya yang sangat mendalam kepada manusia supaya manusia tidak mati karena dosa dosanya,tapi mereka diampuni dan memperoleh keselamatan dari Tuhan. Karena kemurahan Allah itu,maka manusia tidak akan bisa membalas sesuai dengan pengobanan Yesus,oleh karena itu manusia yang sudah diselamatkan oleh Tuhan akan memberikan persembahan yang sejati yaitu mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup yang berkenan bagi Tuhan. Mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup maksutnya,segala perbuatan dan ucapan kita sesuai dengan kehendak Tuhan.Sebagai contoh : Seorang yang berkerja pada satu perusahan,sebelum dia berangkat dia berdoa terlebih dahulu,tidak terlambat sampai di tempat kerja,bekerja dengan bertanggungjawab,terpercaya,jujur dan mengasihi. Pada waktu Kebaktian,dia tidak lupa kebaktian,waktu Pjj dia tidak lupa Pjj,mau berbagi bagi untuk menolong orang lain dan menjadi berkat di tengah tengah keluarga,masyarakat dan pekerjaannya. Jangan menjadi serupa dengan dunia yang penuh kemunafikan,yang memutar balikkan kebenaran menjadi kejahatan dan sebaliknya,tapi berubahlah dengan jalan memberi diri diperbaharui oleh Yesus Kristus. Memang manusia hidup di tengah tengah masyarakat yang penuh dengan kemunafikan/dosa,tapi sebagai orang percaya jangan sempat kita dikuasai oleh dosa itu,ibarat kapal yang berada ditengah tengah laut,jangan sempat air laut berlebihan masuk kedalam kapal itu,kalau air laut masuk berlebihan kedalam kapal maka kapal akan menjadi tenggelam.Demikian juga manusia yang percaya walaupun tempatnya ditengah tengah dunia yang penuh kejahatan ini,tetaplah mau memberi diri diperbaharui oleh Allah.

Sdr2 yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus,
Allah memberikan kita karunia yang berbeda beda,sebab sama seperti satu tubuh,kita mempunyai banyak anggota,tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,demikian juga kita,walaupun banyak adalah satu tubuh didalam Kristus. Oleh karena itu,pakaikanlah karunia karunia itu untuk membangun tubuh Kristus,walaupun karunia yang kita miliki berbeda,tapi semuanya untuk saling melengkapi,saling menolong.Jika karunia diberikan Tuhan untuk melayani,lakukanlah itu dengan pebuh tanggungjawab,jika karunia diberikan untuk bersaksi,lakukanlah itu dengan baik,jika karunia diberikan untuk menasihati lakukanlah itu sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi diantara semua karunia yang diberikan Tuhan kepada kita,tidak ada yang lebih tinggi dan lebih rendah,tapi semuanya saling membutuhkan dan melengkapi.Janganlah kiranya yang punya karunia berkhotbah menganggap dirinya lebih tinggi atau lebih hebat dari yang talentanya bernyanyi memuji Tuhan,atau karunia mengajar menyepelekan terhadap orang yang punya karunia melayani seperti simarta,tentu kalau tidak ada karunia seperti karunia simarta maka kita akan kelaparan,kalau tidak ada karunia menjadi tukang pangkas maka rambut kita (laki laki dan perempuan menjadi panjang semua),kalau tidak ada karunia menjadi tukang sapu gereja maka gereja kita menjadi tidak nyaman, Oleh karena itu orang percaya tidaklah boleh menganggap dirinya lebih hebat,lebih baik dari orang lain,tetapi hendaklah kamu berfikir begitu rupa,sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman yang dikaruniakan Allah kepada orang orang percaya.

Aplikasi.
Didalam kehidupan manusia selalu banyak tantangan untuk menjalankan kehendak Tuhan,tapi mari kita selalu mau mengoreksi diri kita supaya kita memberi diri diperbaharui oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Tentu ada yang selalu mempengaruhi hidup kita sehingga kita hidup seperti dunia ini,kadang kita tidak sadar bahwa kita sudah dipengaruhi oleh dunia ini,sehingga kita menjadi serupa dengan dunia ini. Baik didalam pekerjaan kita dikantor,digereja,dan ditengah tengah masyarakat,kita dibawa arus agar serupa dengan dunia ini,ketidak jujuran,ketidak adilan,bohong,korupsi dan lain lain,dengan tidak sengaja kadang kita sudah dipengaruhi oileh dunia ini.

Marilah kita tetap menjaga hubungan kita dengan Allah,agar kita selalu di ingatkan untuk memperbaharui diri yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Pdt. Ediwati Br Ginting
GBKP Rg. Bogor


Artikel lain yang terkait:



0 komentar:

Post a Comment